09 August 2017

Whatever Life Plants You, Bloom With Grace


Pagi ini, saat belanja ke warung, saya diberitahu seorang pegawai kelurahan yg kebetulan adalah tetangga, bahwa sedang ada pembukaan CPNS alias Calon Pegawai Negri Sipil (CMIIW). Beliau menjelaskan prosedurnya dari A sampai Z, lalu kembali ke A lagi. Penjelasan yang sangat detail termasuk nanti ketika sudah jadi pegawai.

'Jadi PNS itu enak lho.. Gajinya tetap. Tiap bulan udah pasti ada. Belom tunjangan-tunjangannya. Nanti kalo udah pensiun kan dapet dana pensiun juga'

'Kalo jadi PNS tu enak. Bisa ditinggal belanja dulu, pas istirahat makan siang bisa pulang dulu..bisa jemput anak.. Yang penting absennya jangan sampai lupa.'

'PNS itu kerjanya gak susah kok. Malah banyak santainya. Bisa disambi facebookan, bisa disambi instagraman, bisa jualan. Kalo mau tidur siang juga bisa, tinggal gelar tikar aja.'

Kesimpulan yang bisa saya tarik adalah:
1. Gaji tetap dan banyak tunjangan.
2. Dapat uang pensiun
3. Bisa disambi dan ditinggal-tinggal, yang penting absen lancar
4. Kerjaan ringan

Sayangnya saya tidak tertarik. Sama sekali.

Dulu pernah ikutan tes CPNS sekali. Untuk coba-coba aja dan untuk menyenangkan orang tua. Tapi saya kapok dan nggak mau lagi. Hahahahahahaa.

Buat saya, pekerjaan saya, apapun yg saya lakukan, adalah salah satu cara saya berkarya dan berkontribusi pada dunia, pada tanah air tempat saya lahir dan tinggal.

Kalo saya jadi PNS, saya mau ngapain?

Saya suka tantangan, jadi kerjaan yang ringan malah jadi membosankan buat saya. Lalu kerjaan yang begitu-begitu aja nggak bikin saya jadi berkembang. Terus kalo ditinggal-tinggal gitu berarti saya nggak total bekerja dong ya.

Kecuali saya bisa bekerja dan berkarya minimal seperti Ahok, baru saya mau jadi PNS.

Untuk saat ini pekerjaan sebagai PNS bukanlah pekerjaan yang tepat dan pekerjaan pilihan saya.

It's my opinion lho. Kalo kamu lebih suka jadi PNS ya monggo. Kalo saya sih enggak.

Oh ya, sekalian menjelaskan buat yg kepo pekerjaan saya sekarang apa:

Saya lulusan Sosiologi. Kerja sebagai entrepreneur di bidang fashion dan graphic design. Kok gak nyambung? Biarin. Namanya juga passion.

Trus ilmunya gak kepake dong?
Siapa bilang. Kerjaan saya juga butuh riset cyiinn.. Justru ilmu saya sangat sangat sangaaatt kepake.

Enak ya kerjanya cuma di rumah aja?
Kata siapa? Justru kerjaan saya 10x lipat lebih banyak. Harus bikin designnya dulu, lalu eksekusi design menjadi sebuah produk yg bisa dijual, lalu foto-foto, editing foto, bikin konten, promosi, jadi customer service, packing, ngurusin pembukuan, budgeting, dll.

Semua itu diurusin berdua sama partner saya.

Bukan hal yg mudah utk dilakukan. Banyak sekali hal yg harus dipelajari. Kerja kerasnya 10x lipat dibandingkan pegawai kantoran pada umumnya.

Tapi saya memilih begini. Karena saya (atau kami) bisa belajar lebih banyak dan bisa berbuat lebih banyak untuk orang lain.

Seperti kata mamas Alfon Darmawan ketika saya bertanya soal tujuan hidupnya:

'Aku ingin jadi orang baik'.

Lha itu kan terlalu luas, nggak spesifik.

'Justru itu. Berarti kan semakin banyak hal baik yang bisa dilakukan. Semakin banyak hal baik yg bisa dishare untuk banyak orang. Kalo bisa berbuat sebanyak-banyaknya, seluas-luasnya, kenapa harus sedikit?'

Whatever life plants you, bloom with grace.

Selamat pagi. Have a nice day :)