22 December 2012

Of All The Rights Of Women, The Greatest Is To Be A Mother - Lin Yutang

Sebenarnya, ketika tiba Hari Ibu tanggal 22 Desember, dan semua orang menulis tentang betapa mulia peran ibu dalam hidup mereka, saya justru ingin tertawa. Bukan menertawakan bagaimana cara mereka mengungkapkan perasaan cinta pada ibu di hari ini, tetapi menertawakan saya sendiri dan persepsi saya tentang ibu. Ibu saya bukan ibu yang ibu-ibu banget. She wears boots. She dress in black with her leather jacket and trousers. She loves to watch F1 and Valentino Rossi. She loves to watch music concert and scream out loud, louder than the young. She's silly and crazy (in a silly way). Jadi saya tidak pernah bisa menghasilkan sebuah tulisan yang proper tentang ibu, karena saya pasti akan tertawa membayangkan kelucuannya.

Oke, semoga kali ini enggak.

Mama melahirkan saya 20 tahun lalu, 1 Februari 1992, dengan operasi caesar. Pada waktu itu usia saya baru delapan bulan dan posisi kepala masih di samping sehingga tidak mungkin melahirkan secara normal. Kalo denger cerita dari ibu-ibu yang lain, pasti rasanya sakit banget. Tapi Mama selalu menceritakannya seakan-akan hal tersebut bukanlah hal yang menyakitkan. Apalagi pada akhirnya dia operasi caesar tiga kali. Nggak kebayang gimana sakitnya.

Sejak kecil Mama sudah mengajari saya menyanyi. Tiap malam, sebelum saya tidur, Mama selalu membacakan buku dongeng, menceritakan kisah-kisah lucu, dan menyanyikan lagu kanak-kanak. I grew up as a happy little girl. Sejak kecil pula saya sudah dikenalkan dengan dunia imajinasi yang luar biasa. Dulu, setiap Natal, pasti saya selalu main drama kelahiran Yesus. Hahaha. Lucu ya, jarang banget ada ibu seaneh ini.

Seiring dengan bertambahnya usia, seharusnya ibu-ibu lainnya akan semakin kalem. Tapi emak saya malah jadi semakin gaul. Dandanannya semakin ngerock. She said goodbye to her feminine dress and changed them into black leather jacket, trousers, and boots. My mom is a rocker lady woohoo! Nggak cuma itu, dia ngikutin perkembangan anaknya pula. Semakin gaul anaknya, semakin gaul pula ibunya. Kekonyolan emak saya memang nggak ada habisnya. Dan saya rasa saya nggak akan bisa menuliskannya dalam kata-kata, karena sebelum nulis saya pasti ketawa ngakak.

Satu hal yang nggak pernah saya lupa adalah bagaimana Mama mengajari saya tentang kehidupan. Bagaimana hidup kita merangkak, bagaimana kita survive, bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik, bagaimana kita mengejar cita-cita setinggi bintang. Dia mengajarkannya dengan sederhana, dan dengan cara yang menyenangkan. Dengan lawakan. Kadang saya berpikir bahwa ibu saya seharusnya jadi stand-up comedian.

Whatever the method is, she taught me to be an independet, liberal, democratic, and independent woman.

A baby asked God, "They tell me you are sending me to earth tomorrow, but how am I going to live there being so small and helpless?"
"Your angel will be waiting for you and will take care of you."
The child further inquired, "But tell me, here in heaven I don't have to do anything but sing and smile to be happy."
God said, "Your angel will sing for you and will also smile for you. And you will feel your angel's love and be very happy."
Again the child asked, "And how am I going to be able to understand when people talk to me if I don't know the language?"
God said, "Your angel will tell you the most beautiful and sweet words you will ever hear, and with much patience and care, your angel will teach you how to speak."
"And what am I going to do when I want to talk to you?"
God said, "Your angel will place your hands together and will teach you how to pray."
"Who will protect me?"
God said, "Your angel will defend you even if it means risking it's life."
"But I will always be sad because I will not see you anymore."
God said, "Your angel will always talk to you about Me and will teach you the way to come back to Me, even though I will always be next to you."
At that moment there was much peace in Heaven, but voices from Earth could be heard and the child hurriedly asked, "God, if I am to leave now, please tell me my angel's name."
"You will simply call her, 'Mom.'"





Happy Mother's Day, Mom. Thanks for this beautiful life :)